Lapas Kolonodale Raih Predikat WBK, Bukti Nyata Komitmen Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Melayani

oleh -124 Dilihat

 

 

Suaramorut. Kolonodale -Lembaga Pemasyarakatan Kelas III  kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam kegiatan refleksi akhir tahun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang dilaksanakan di Shangri-la Hotel Jakarta. Selasa, (16/12).

 

Kepala Lapas Kelas III Kolonodale, Bambang Hari Widodo yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas predikat WBK yang berhasil diraih, beliau menyampaikan bahwa predikat ini sangat bergengsi bagi instansi pemerintah karena menunjukkan komitmen kuat terhadap pencegahan korupsi, peningkatan integritas, dan pelayanan publik prima, menjadikannya tolok ukur reformasi birokrasi serta role model bagi instansi lain.

 

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh jajaran Lapas Kolonodale dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.” Ungkap Bambang.

 

Predikat WBK bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan sinergi seluruh pegawai dalam menjalankan reformasi birokrasi secara menyeluruh. Mulai dari penguatan integritas sumber daya manusia, peningkatan kualitas pelayanan, hingga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

 

Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan menyampaikan apresiasinya atas predikat WBK yang diraih Lapas Kolonodale, ini merupakan buah dari semangat kebersamaan dan komitmen kolektif seluruh pegawai di Lapas Kolonodale untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, warga binaan, serta keluarga warga binaan. “Predikat WBK ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran UPT Pemasyarakatan Se-Sulawesi Tengah untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Kakanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan menyampaikan keberhasilan Lapas Kolonodale meraih WBK juga sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam mendorong terciptanya satuan kerja yang bebas dari praktik korupsi serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang humanis, transparan, dan profesional.

 

Dengan raihan predikat WBK ini, Lapas Kolonodale semakin meneguhkan posisinya sebagai satuan kerja yang berkomitmen tinggi terhadap reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas. Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Morowali Utara dan bukti bahwa Lapas Kolonodale terus bertransformasi menjadi lembaga pemasyarakatan yang modern, bersih dan terpercaya.**

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *