Lomdes Tingkat Propinsi Didesa Ronta, Program Menarik “Gerbang Desa” Rp. 1 Milyar Segera Diluncurkan

oleh -175 Dilihat

 

 

 

Suaramorut – Gubernur Sulteng yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan, Dr Farid Rifai Yotolembah SSos MSi, bersama rombongan Tim Penilai Lomba Desa tingkat Provinsi Sulteng, tiba di desa ronta kecamatan lembo raya kabupaten Morowali Utara di sambut langsung bupati Morut Dr dr Delis Julkarson Hehi Mars bersama pemerintah desa dan masyakarat desa ronta, (Rabu 11/6/2025)

 

Desa ronta merupakan salah satu desa yang mewakili kabupaten Morut dalam Lomdes tingkat propinsi. Desa Ronta berhasil menjadi juara pertama pada Lomba Desa tingkat Kabupaten Morut, maka dengan demikian secara otomatis mewakili kabupaten Morut di Lomba Desa tingkat Provinsi Sulteng tahun 2025.

 

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili gubernur Anwar Hafid, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan, Dr Farid Rifai Yotolembah SSos MSi, yang juga mantan PJ Bupati Morut saat pilkada berlangsung, Tim Penilai Lomba Desa tingkat Provinsi Sulteng, Bupati Delis Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, Kades Se Kecamatan Lembo Raya, Pengurus TP PKK Kabupaten dan Desa di Lembo Raya, serta tamu undangan lainnya.

 

Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, dalam kesempatan tersebut, Bupati Delis menyampaikan dalam waktu dekat, akan meluncurkan program Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) Rp. 1 Milyar / Desa se Kabupaten Morut.

 

Baca juga: Orientasi CPNS di Kantor Imigrasi Banggai, Membangun Integritas dan Profesionalisme

” Kami sudah alokasikan dananya sebesar Rp. 125 Milyar, untuk 122 Desa dan 3 Kelurahan di Morut di tahun 2025 ini. Program tersebut, kami namakan Gerbang Desa, ” ungkapnya. Bupati Delis, dalam sambutannya, di sela – sela Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) di Balai Desa Ronta Kecamatan Lembo Raya.

Bupati Delis, menjelaskan, dalam program Rp. 1 Milyar/ Desa itu nantinya, 70 persen diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur Desa, 20 persen untuk keberlanjutan unit – unit usaha yang sudah berhasil di Desa, 5 persen bagi peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa (Pemdes) termasuk kader posyandu, dan 5 persen untuk BPJS Ketenagakerjaan untuk santunan kematian sebesar Rp. 42 juta.

 

” Ini merupakan komitmen positif Pemerintahan Delis- Djira, dalam mempercepat proses pembangunan di Desa, serta mewujudkan masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS) Jilid 2, sesuai program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, menuju Indonesia Emas di 2045,” jelas Politisi Senior DPP Partai Hanura Pusat itu.

 

 

Delis, menegaskan, sejak 2021 sebelumnya Pemerintahan Delis – Djira juga telah meluncurkan berbagai program inovasi yang asas manfaatnya telah banyak dirasakan oleh masyarakat Morut, seperti halnya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp. 300 juta/ Desa.

 

” Sejak program ini diluncurkan, sudah ada seribuan lebih kewirausahaan baru terbentuk di Morut, dan telah berhasil secara positif mengembangkan jenis jenis usaha di masyarakat, ” tegas delis.

 

Kades Ronta, Berkat Utama Lemangga SPd, juga melaporkan, bahwa sejak dua tahun terakhir Desa Ronta telah melejit dengan berbagai program inovasi baru yang diluncurkan, dalam mewujudkan visi Kades ‘ Bersama Membangun Desa Melalui Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih, Transparan, Akuntabel, Dan Partisipatif Menuju Desa Maju, Mandiri Dan Berbudaya Berdasarkan Akhlak Mulia. Dua tahun terakhir Desa Ronta juga berhasil melunasi pajak PBB 100 persen, secara berturut- turut, “terang kades yang juga mantan tenaga pendidik ini. Team (Pi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *