Gubernur Sulteng Anwar Hafid Bersama Instansi Pemprov Terkait Menyerahkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Kabupaten Morowali Utara

oleh -115 Dilihat

Morut – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Instansi Pemprov terkait dan jajaran instansi terkait menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Morowali Utara. Rabu, (9/4/2025).

 

Banjir ini dipicu oleh meluapnya aliran udara dari Sungai La’a, Sungai Lampi, Sungai Tombaloka, dan Sungai Pantangoa, yang menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa wilayah.

 

 

 

 

Bantuan yang diberikan senilai 494 juta meliputi kebutuhan dasar makanan dan logistik berupa pakaian dan peralatan tidur. Proses penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan dihadiri oleh Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas BMPR, Kepala Dinas Cipta Karya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Kesbangpol, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifuddin Hafid.

 

Berikut adalah data terkait dampak banjir yang terjadi di wilayah terdampak:

 

– Jumlah Kecamatan Terdampak: 4 (Petasia Timur, Petasia Barat, Lembo, dan Lembo Raya)

 

– Jumlah Desa Terdampak : 9 (Bunta, Peboa, Mahoni, Onepute, Sampalowo, Ulula’a, Togo Mulyo, Lembobelala, Korompeli)

 

 

– Total Warga Terdampak: 1.890 Kepala Keluarga (KK) / 5.592 Jiwa

 

– Jumlah Pengungsi : 107 KK / 238 Jiwa

 

– Jumlah Rumah Terdampak : 642 Rumah Terendam

 

– Total Gereja yang Terendam : 4 Unit

 

– Total Masjid yang Terendam : 1 Unit

 

– Total Puskesmas Pembantu (Pustu) yang Terendam : 1 Unit

 

– Jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang Terendam : 1 Unit

 

– Total Jembatan Gantung yang Rusak Berat : 2 Unit

 

 

 

Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat membantu pihak-pihak yang terdampak, baik dari segi kebutuhan dasar maupun pemulihan pasca-bencana

 

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama dengan instansi terkait akan terus memberikan bantuan dan berkoordinasi dalam proses pemulihan untuk memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian penuh, serta memastikan bahwa kerusakan yang ada dapat segera diperbaiki.

 

Selain menyampaikan bantuan, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara juga mengajukan sejumlah usulan untuk penanganan pascabencana, yang diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di masa mendatang dan memperbaiki infrastruktur yang rusak.**

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *